Kebiasaan 5 :
Berusahalah untuk Memahami Terlebih Dahulu, Baru Dipahami
Jujur saja pasti kamu pernah sebal
kepada temanmu atau bahkan kamu pernah menjadi orang yang menyebalkan karena di
cap sebagai orang yang sotoy (sok tahu).
Mungkin maksudmu baik ingin memberika solusi atau berpikir bisa merasakan hal
yang sama dengan mereka. Tapi tidak dengan mereka. Mereka akan merasa jijik melihat orang yang seakan-akan
merasakan penderitaan yang mereka rasakan. Apabila kamu berkata “aku tau kok apa yang kamu rasakan” teman
mu pasti dalam hatinya akan berkata “kamu
nggak tau apa yang aku rasain karena hanya aku yang mengalaminya bukan kamu”.
Tanpa menjadi orang yang sok tahu kamu tetap bisa menjadi orang yang menyebalkan. Contohnya kamu tidak memposisikan dirimu menjadi dirinya dan tidak juga mempedulikan temanmmu yang sedang mencurahkan perasaanya. Contohnya dengan mendengarkan dengan kebiasaan yang buruk diantaranya :
·
Mengawang-ngawang
·
Pura-pura
mendengarkan
·
Mmendengarkan
secara selektif
·
Mendengarkan
kata perkata
·
Mendengatkan
yang terpusat pada diri sendiri
Bagaimana kamu ingin di mengerti oleh orang lain
sementara kamu tidak mengerti perasaan orang lain dan bahkan kamu juga tidak
mengerti dirimu sendiri? Maka mulailah menjadi pendengar yang baik. Cobalah
mulai bersikap seperti cermin. Dan perlu diketahui bahwa sikap cermin dan
meniru itu berbeda.
Meniru adalah :
·
Mengulangi kata
per kata
·
Menggunakan
kata-kata yang sama
·
Dingin dan cuek
Bersikap Cermin adalah :
·
Mengulangi
maknanya
·
Menggunakan
kata-katamu sendiri
·
Hangat dan
peduli
Langkah-langkah
Bayi
Cobalah melakukan langkah ini agar
dapat menerapkan kebiasaan lima ini.
1. Lihatlah berapa lama kamu bisa mempertahankan kontak
mata dengan seseorang yang sedang bicara denganmu.
2. Pergilah ke mall, carilah tempat duduk, dan
perhatikanlah orang-orang berkomunikasi. Amatilah apa yang dikatakan oleh
bahasa tubuh mereka.
3. Dalam interaksimu hari ini, cobalah bersikap seperti
cermin terhadap satu orang, dan meniru orang lainnya, hanya untuk iseng-iseng.
Bandingkanlah hasilnya.
4. Tanyalah kepada diri sendiri, “Gaya mendengarkan
yang manakah dari kelima gaya yang buruk itu, yang menjadi masalah bagiku ---
Mengawang-ngawang, Pura-pura mendengarkan, Mendengarkan secara selektif,
Mendrngarkan kata perkata, atau Mendengarkan yang terpusat pada diri sendiri.
Sekarang cobalah satu hari untuk tidak melakukannya
5. Kapan-kapan minggu ini, tanyakanlah kepada Ibu atau
Ayahmu, “Bagaimana kabar Ibu/Ayah hari ini?” Bukalah hatimu dan praktikkanlah
mendengarkan dengan tulus. Kamu akan terkejut dengan apa yang akan kamu
pelajari nanti.
6. Lain kali kamu ingin memendam persaanmu, jangan.
Ungkapkanlah dengan cara yang bertanggung jawab.
7. Bayangkanlah suatu situasi di mana umpan balikmu
yang konstruktif akan benar-benar menolong. Sampaikanlah kalau waktunya tepat.
Orang
yang bisa mendapatkan manfaat dari umpan balikku adalah ............


Tidak ada komentar:
Posting Komentar